Webinar Pembelajaran Berdiferensiasi: Mendorong Transformasi Guru Masa Depan

Pada hari Rabu, 5 April 2023, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Yasni Bungo menyelenggarakan sebuah kegiatan akademik dalam bentuk webinar bertema “Pembelajaran Berdiferensiasi”. Webinar ini diikuti oleh mahasiswa PGMI angkatan Genap 2023 dan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa sebagai calon pendidik tentang pentingnya pendekatan pembelajaran yang responsif terhadap perbedaan kemampuan, minat, dan gaya belajar peserta didik. Konsep pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu fokus utama dalam Kurikulum Merdeka yang saat ini mulai diimplementasikan secara bertahap di berbagai satuan pendidikan di Indonesia.

Seorang pakar dalam bidang inovasi pembelajaran dan praktisi pendidikan yang telah banyak terlibat dalam pelatihan guru di berbagai daerah. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi bukanlah tentang membuat kurikulum yang berbeda-beda untuk setiap siswa, melainkan bagaimana guru dapat merespon kebutuhan belajar siswa secara fleksibel, adil, dan bermakna.

Webinar ini dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PGMI yang dalam sambutannya menekankan bahwa guru masa kini harus mampu merancang pembelajaran yang inklusif dan berpihak pada murid. Menurutnya, memahami karakteristik siswa dan merancang strategi pengajaran yang sesuai merupakan salah satu kompetensi inti yang harus dimiliki oleh lulusan PGMI sebagai calon guru SD/MI.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Mahasiswa tidak hanya menyimak pemaparan narasumber, tetapi juga aktif berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, dan berbagi pandangan terkait praktik pembelajaran di kelas. Selain itu, narasumber juga membagikan beberapa contoh praktis dan alat asesmen sederhana untuk memetakan kebutuhan belajar siswa, yang dapat langsung dipraktikkan dalam microteaching atau pengalaman lapangan.

Webinar ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta, karena membuka cakrawala baru tentang bagaimana menjadi guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga memahami murid. Diharapkan, melalui kegiatan ini mahasiswa PGMI semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan dan mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pembelajaran yang adil, adaptif, dan berkualitas.