Seminar Penyusunan Asesmen Formatif Berbasis Digital: Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21

Dalam rangka meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam menghadapi tuntutan pendidikan di era digital, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAI Yasni Bungo menyelenggarakan Seminar Penyusunan Asesmen Formatif Berbasis Digital. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen akademik PGMI dalam mempersiapkan calon guru yang melek teknologi dan mampu mengintegrasikan inovasi dalam proses evaluasi pembelajaran.

Seminar ini dilaksanakan pada dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa PGMI dengan antusias. Bertempat di lingkungan kampus IAI Yasni Bungo, kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten di bidang pendidikan dan teknologi pembelajaran yang menyampaikan materi mengenai pentingnya asesmen formatif sebagai alat pemantau perkembangan belajar siswa, serta bagaimana digitalisasi dapat memperkuat fungsi asesmen tersebut.

Para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang konsep asesmen formatif, perbedaannya dengan asesmen sumatif, dan bagaimana instrumen-instrumen asesmen digital seperti Google Form, Quizizz, dan platform interaktif lainnya dapat digunakan secara efektif. Lebih dari itu, peserta juga diberi kesempatan melakukan praktik langsung menyusun soal dan instrumen penilaian berbasis digital yang disesuaikan dengan kompetensi dasar kurikulum.

Melalui seminar ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami pentingnya asesmen formatif dalam proses pembelajaran, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara kreatif dan efisien menggunakan perangkat digital. Hal ini menjadi sangat relevan di tengah pergeseran paradigma pembelajaran menuju digitalisasi dan pembelajaran berbasis teknologi informasi.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi PGMI IAI Yasni Bungo dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, para calon guru dapat lebih siap menghadapi dinamika dunia pendidikan dengan kompetensi pedagogik dan teknologi yang memadai.