Pada Rabu, 7 Juni 2023, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Yasni Bungo menyelenggarakan Seminar Edupreneur bertempat di Aula IAI Yasni Bungo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan soft skill dan pengembangan potensi kewirausahaan mahasiswa, khususnya angkatan Genap 2023.
Seminar yang mengusung tema “Menumbuhkan Jiwa Edupreneur di Kalangan Mahasiswa Pendidikan” ini bertujuan untuk membekali mahasiswa PGMI dengan wawasan dan semangat berwirausaha di bidang pendidikan. Edupreneur adalah konsep yang menggabungkan nilai-nilai kependidikan dengan semangat kewirausahaan, di mana seorang pendidik tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, layanan, dan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, M. Ridho Pratama, M.E seorang pendidik sekaligus praktisi edupreneur yang telah sukses mengembangkan berbagai produk edukatif dan usaha kreatif berbasis pendidikan Islam. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya mindset kreatif dan inovatif dalam dunia pendidikan. Menurutnya, mahasiswa PGMI harus mampu berpikir visioner, memanfaatkan peluang, dan menciptakan produk pembelajaran yang bernilai jual.
Seminar diawali dengan sambutan dari Ketua Prodi PGMI, yang menyampaikan bahwa pembelajaran kewirausahaan harus mulai ditanamkan sejak mahasiswa. Hal ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya siap menjadi guru di sekolah atau madrasah, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan lapangan kerja dan solusi kreatif di dunia pendidikan.
Para peserta mengikuti seminar dengan penuh semangat. Selain sesi materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi, tanya jawab, dan pemaparan ide-ide bisnis edukatif dari mahasiswa. Beberapa kelompok mahasiswa bahkan mempresentasikan konsep usaha edukatif seperti media pembelajaran digital, alat permainan edukatif anak, hingga layanan bimbingan belajar berbasis komunitas.
Seminar ini menjadi wadah inspiratif yang mendorong mahasiswa untuk mulai berpikir kreatif dan mandiri dalam menghadapi dunia kerja. Harapannya, melalui kegiatan ini, mahasiswa PGMI dapat menjadi pendidik sekaligus inovator yang mampu memberi dampak nyata bagi pendidikan dan masyarakat sekitar.