Bungo, 11 Februari 2022 – Guna meningkatkan kualitas pendidikan dasar serta kompetensi profesional para guru, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo sukses menggelar Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran SD pada Jumat, 11 Februari 2022 pukul 10.00 WIB secara daring.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Uli Fitriana, S.Pd., Gr., seorang pendidik dan praktisi pendidikan dasar yang dikenal aktif dalam pelatihan guru di berbagai daerah. Workshop ini mengangkat materi penting seputar penyusunan perangkat pembelajaran, meliputi silabus, program tahunan, program semester, hingga Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disesuaikan dengan kebijakan Kurikulum Merdeka.
"Harapan kami, melalui workshop ini para guru dan calon guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menyusun perangkat pembelajaran secara aplikatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik," ujar Kaprodi PGMI IAI Yasni Bungo dalam sambutannya.
Acara ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta yang terdiri dari mahasiswa semester akhir PGMI, guru SD dari berbagai kabupaten di Jambi, serta tenaga pendidik honorer. Selama sesi berlangsung, peserta tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga diajak langsung menyusun perangkat pembelajaran melalui contoh kasus dan template yang diberikan oleh narasumber.
Salah satu peserta, Leni Marlina, mahasiswa PGMI semester 8, mengaku sangat terbantu dengan workshop ini.
"Biasanya kami hanya belajar teori di kelas. Tapi di sini, saya langsung praktik membuat RPP yang sesuai format terbaru. Ini pengalaman berharga sebelum nanti terjun mengajar," ungkapnya antusias.
Workshop ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana para peserta terlihat aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai kendala teknis dalam penyusunan perangkat. Panitia juga membagikan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, PGMI IAI Yasni Bungo berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak guru-guru profesional yang siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Workshop seperti ini direncanakan akan menjadi agenda rutin dengan tema-tema relevan lainnya.