PGMI IAI Yasni Bungo Gelar Kegiatan “PGMI Mengajar” di Madrasah: Wujud Nyata Pengabdian dan Inovasi Pendidikan
Pada hari
Jumat, tanggal 12 April 2024, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Yasni Bungo melaksanakan kegiatan
bertajuk “PGMI Mengajar” di salah satu madrasah yang berada di Kabupaten Bungo,
Provinsi Jambi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian dan praktik
lapangan mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan pengalaman mengajar secara
langsung, sekaligus membantu peningkatan mutu pendidikan dasar di lingkungan
madrasah. Pelaksanaan
kegiatan ini disambut hangat oleh pihak madrasah, guru, serta para siswa.
Suasana penuh semangat dan antusias tampak sejak awal kegiatan dimulai. Para
mahasiswa PGMI yang telah dibekali dengan keterampilan pedagogis serta materi
perkuliahan sebelumnya, mempraktikkan langsung berbagai strategi pembelajaran
di dalam kelas. Mereka membawakan berbagai materi pelajaran dengan pendekatan
yang menarik dan menyenangkan, seperti penggunaan alat peraga edukatif,
permainan edukatif, serta media interaktif berbasis teknologi sederhana yang
mudah dipahami oleh siswa madrasah. Kegiatan
“PGMI Mengajar” ini juga dirancang sebagai upaya implementatif dari semangat
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya
belajar secara teoritis di bangku kuliah, tetapi juga menerapkan ilmunya secara
langsung dalam dunia nyata pendidikan. Mahasiswa dilatih untuk mengelola kelas,
memahami karakteristik siswa secara langsung, merancang RPP sederhana, serta
mengevaluasi hasil belajar secara kreatif dan berorientasi pada pembentukan
karakter. Dengan
mengusung metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif, kegiatan ini
berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Para siswa pun tampak
sangat antusias mengikuti pembelajaran. Mereka aktif bertanya, menjawab
pertanyaan, dan terlibat dalam berbagai aktivitas yang dirancang oleh para
mahasiswa. Pendekatan yang ramah dan komunikatif yang dilakukan mahasiswa PGMI
membuat siswa merasa lebih dekat, nyaman, dan berani untuk mengungkapkan
pendapat mereka. Selain
memberikan dampak positif bagi siswa madrasah, kegiatan ini juga menjadi ajang
pembelajaran yang berharga bagi para mahasiswa. Mereka mengaku mendapatkan
banyak pengalaman baru, terutama dalam hal menghadapi dinamika kelas yang
sebenarnya, beradaptasi dengan kondisi sekolah, serta merancang pembelajaran
yang kontekstual sesuai kebutuhan siswa. Dosen
pembimbing yang turut hadir dalam kegiatan ini, Ani Pajrini M.Pd., menyampaikan
apresiasi atas dedikasi para mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan ini
dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam
ini sangat penting untuk membentuk karakter calon guru yang tidak hanya cerdas secara
akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan praktis yang
mumpuni. Kegiatan “PGMI Mengajar” ini diharapkan dapat terus
berlanjut dan menjadi program rutin yang tidak hanya memperkuat kemampuan
profesional mahasiswa PGMI, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam
peningkatan mutu pendidikan dasar, khususnya di madrasah-madrasah yang
membutuhkan dukungan tenaga pendidik. Dengan semangat kolaboratif antara
perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dasar, maka cita-cita menciptakan
generasi emas Indonesia di masa mendatang akan semakin terbuka lebar.