Dalam upaya memperkaya wawasan pedagogik dan strategi pembelajaran kontekstual, Program Studi Pendidikan melaksanakan kegiatan Microteaching bertajuk “Pembelajaran Tematik” pada tahun ajaran 2021/2022. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dari berbagai mata kuliah kependidikan yang bertugas membimbing mahasiswa calon guru.
Yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Ludfiono, S.Pt, seorang praktisi pendidikan tematik sekaligus fasilitator dari saiEDU Academy. Dikenal aktif dalam pelatihan guru dan pengembangan kurikulum tematik, Ludfiono menyajikan materi mendalam mengenai strategi merancang dan menyampaikan pembelajaran tematik yang menyenangkan, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Dalam paparannya, Ludfiono menekankan bahwa pembelajaran tematik tidak hanya soal mengintegrasikan beberapa mata pelajaran ke dalam satu tema besar. Lebih dari itu, pendekatan ini harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Acara berlangsung secara interaktif dan aplikatif. Para dosen tidak hanya menyimak paparan materi, tetapi juga terlibat dalam simulasi penyusunan RPP Tematik, penggunaan media digital, serta praktik beberapa teknik ice breaking yang bisa diterapkan di ruang kelas. Hal ini bertujuan agar para dosen dapat lebih optimal dalam membimbing mahasiswa dalam praktik microteaching maupun persiapan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan).
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Banyak di antara mereka mengapresiasi pendekatan Ludfiono yang menggabungkan teori dengan praktik nyata di lapangan.
“Materinya sangat aplikatif dan membuka perspektif baru. Kami jadi lebih siap untuk membimbing mahasiswa dengan pendekatan yang kontekstual dan sesuai perkembangan dunia pendidikan,” ujar salah satu dosen peserta kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen mampu menjadi agen perubahan yang turut memperkuat implementasi pembelajaran tematik di lingkungan kampus dan sekolah mitra, khususnya dalam menyongsong penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan fleksibilitas, relevansi, dan kebermaknaan proses belajar.