IAI Yasni Bungo Gelar Workshop "IMPLEMENTASI TPACK DALAM PEMBELAJARAN"

Sukses! Workshop “Implementasi TPACK dalam Pembelajaran” Bersama Joni Juliandra Berjalan Lancar di IAI Yasni Bungo

Bungo, 29 Desember 2021 – Workshop bertajuk “Implementasi TPACK dalam Pembelajaran” yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo pada Jumat, 29 Desember 2021, telah berlangsung dengan sukses dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Joni Juliandra, S.Pd., Gr., Koordinator Sekolah Penggerak dari SD Negeri 202 Simpang Tebat.

Acara ini merupakan pelatihan yang membahas tentang integrasi Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK) dalam proses pembelajaran. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya peran guru dalam menggabungkan teknologi, metode mengajar, dan pemahaman materi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif di era digital.

Selain narasumber, acara ini diikuti oleh dosen, guru, dan mahasiswa dari berbagai latar belakang yang memiliki semangat tinggi untuk belajar dan berkembang. Partisipasi aktif terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung dinamis dan penuh wawasan.

Workshop ini dilangsungkan di lingkungan kampus IAI Yasni Bungo, pada pukul 08.30 hingga 10.30 WIB. Meski singkat, namun kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif dan pengetahuan baru bagi para peserta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen IAI Yasni Bungo dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang serba digital. Pendekatan TPACK diyakini mampu menjadi solusi untuk menciptakan proses belajar yang lebih relevan dan menarik.

Acara berjalan lancar dan interaktif. Joni Juliandra menyampaikan materi dengan gaya komunikatif dan diselingi studi kasus nyata dari pengalaman beliau di lapangan. Peserta pun terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi kelompok.

Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan konsep TPACK dalam proses mengajar mereka masing-masing, serta menjadi agen perubahan di dunia pendidikan.